Rizkha Affandy, Atlet Billiar Pati Yang Mewakili Jawa Tengah Berhasil Menyumbangkan Medali

0
20

Suararonggolawe.com – Rizkha Affandy, atlet billiar Pati yang mewakili Jawa Tengah berhasil menyumbangkan medali perak di arena PON XX 2021 Papua. Pada nomor sigle bola 15, dirinya mengalami kekalahan di pertandingan final.

Warga desa Payang Rt.06/ Rw.01 Kecamatan Pati Kota Kabupaten Pati ini berhasil masuk ke babak final menghadapi atlet biliar asal Sulawesi Selatan, Ismail Kadir di GOR Biliar Papua ketika itu.

Namun, perjuangannya berbuah medali perak. Rizkha kalah 2-6 atas pebilliar Sulawesi Selatan. Selain berhasil menyumbangkan perak perorangan, dirinya juga telah berhasil meraih mendali perunggu doble bola 10. Dengan demikian Rizkha Affandy di PON XX 2021 di Papua berhasil meraih satu perak dan satu perunggu untuk kontingan Jawa Tengah.

Ditemui awak media di tempat tinggalnya Rizkha Affandy mengatakan dirinya sudah berjuang maksimal. Meski begitu tidak memungkiri jika lawan yang dihadapinya memiliki ranking yang lebih bagus. Dirinya harus menghadapi lawan berlabel atlet Timnas Indonesia yang pernah berlaga di Sea Games 2019.

Dirinya bersyukur karena dengan berjuang dan semangat dirinya mampu membawa medali perak dan perunggu untuk Jawa Tengah. Semua yang diraih berkat dukungan dan dorongan pelatih, keluarga dan masyarakat Pati dan Jateng. Sehingga apa yang menjadi harapan bisa tercapai.

Sebelumnya di tahun 2013 ditarik ke kabupaten Kudus untuk mengikuti Porprov Jateng dengan prestasi mendapatkan satu perak dan dua perunggu. Kemudian di Porprov Jateng 2018 dirinya berhasil menyumbangkan medali emas dan perak.

Rizkha Affandy kelahiran desa Payang 18 Mei 1992 memiliki istri Nur Aini dengan anak semata wayang bernama Amanda menjadi sosok yang patut dibanggakan warga Pati dan Jawa Tengah.

Dengan usia yang masih muda mampu berbuat baik dalam mengharumkan Kabupaten Pati dan Jawa Tengah melalui olah raga Billiar. Dengan prestasi tersebut bisa memberikan contoh yang baik bagi generasi muda dalam berkarya untuk meraih prestasi dalam olah raga. Dirinya juga berharap fasiitas penunjang baik sarana prasarana untuk berlatih billiar memenuhi syarat.

Selain tempat yang nyaman dan meja yang memenuhi stndar juga jadwal latihan yang teratur.

“Karena itu itu Pemkab perlu memperhatikan hal tersebut sehingga bisa mendukung prestasi para atlet,” keluhnya.

Rizkha Affandy pria kalem kelahiran desa Payang Pati ini mengawali hobi bermain olah raga billiar sejak kelas IV SD Payang secara otodidak. Kemudian ketika masuk sekolah SMP dirinya dilirik salah satu klub Kurnia yang ada di Pati.

Bakat dan prestasinya semakin meningkat setelah mengikuti berbagai turnamen billiar di berbagai daerah. Di tahun 2007 mengikuti turnamen tingkat Jawa Tengah di Semarang dengan mendapat juara tiga. Kemudian di tahun 2008 – 2010 mengikuti turnamen di Jogyakarta meraih juara pertama seJawa tingkat non Master. Serta berbagai turnamen lain yang digelar di berbagai daerah.

Damini, orang tuanya sangat senang dan bangga anaknya bisa meraih prestasi di tingkat nasional. Walau tinggal di daerah pedesaan namun perjuangan anaknya untuk meraih prestasi tidak kalah.

“Sebagai orang tuanya selalu berdoa dan mendorong semoga kedepan prestasi yang didapat bisa lebih baik lagi,” ungkapnya.

Rizkha Affandi mengakui jika dorongan keluarga, orang tua, kerabat dan teman sangat mempengaruhi jiwa dan mental dalam bertanding. Karena itu peran dari beliaulah sebagai salah satu faktor dirinya bisa berhasil meraih medali di PON Papua. Dirinya hanya bisa berharap semoga di Porprov Jateng 2022 dirinya bisa membela kabupaten Pati dalam menyumbangkan medali.

Pewarta : Yasin / kan / Red / SR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here