Pemkab Lamongan Bergerak Cepat Sebagai Salah Satu Kabupaten di Jawa Timur Yang Ditunjuk Menjadi Pilot Project Kemiskinan

0
15

Suararonggolawe.com – Lamongan,Program unggulan dalam rangka menyukseskan program percepatan penanganan kemiskinan ekstrem, yakni home care service benar-benar telah diwujudkan.

Pemkab Lamongan bergerak cepat, sebagai salah satu kabupaten di Jawa Timur yang ditunjuk menjadi pilot project program percepatan penanganan kemiskinan ekstrem.

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi didampingi Ibu Tim Penggerak PKK Anis Kartika Yuhronur Efendi tidak hanya mengunjungi tapi juga memantau program Home Care Service (HCS) di RSUD dr Soegiri Lamongan, Jumat (1/10/2021).

Orang nomor satu di Lamongan ini menjenguk Sunari (56) warga Desa Kedungrejo, Kecamatan Sukorame yang dirujuk dari puskesmas setempat ke RSUD dr Soegiri. Sunari terdiagnosis mengalami Hernia Umbilikalis, yakni kondisi di mana bagian usus menonjol keluar dari pusar.

“Jadi pasien ini mengalami Hernia Umbilikalis oleh karena itu telah dilakukan tindakan medis laparotomy yakni operasi besar perut untuk memperbaiki dan mengembalikan organ ke tempat yang seharusnya,” ungkap dr Yanny Khairurahmawati.

Home Care Service merupakan program unggulan penanganan kemiskinan ekstrem di Lamongan untuk mendukung target nol persen kemiskinan ekstrem sesuai dengan arahan Presiden Jokowi.

“Melalui program home care service ini mampu mengurangi beban pengeluaran keluarga rawan atau rentan baik kesehatan, maupun sosial ekonomi,” ungkap Yuhronur

Seperti pasien Sunari ini, lanjut Yuhronur, karena di puskesmas tindakan medis tidak bisa dilakukan, jadi pasien dirujuk ke faskes yang lebih tinggi yakni RSUD dr Soegiri yang sarana dan prasarana lebih lengkap dan memadai.

“Alhamdulillah telah terdiagnosis dan telah dilakukan tindakan medis,” katanya.

Meski ada peningkatan fasilitas kesehatan, dengan program home care service ini, pasien tidak mengeluarkan biaya apapun mulai dari kunjungan, diantar jemput oleh pihak puskesmas maupun tindakan medis dari RSUD dr Soegiri.

“Itu semua gratis,” tegas Yuhronur.

Selain Sunari, katanya, ada beberapa pasien yang mendapatkan pelayanan program home care service serupa.

Apa yang diprogramkan Yuhronur, lewat home care service ini lebih dulu ada sebelum Lamongan ditunjuk sebagai pilot project program percepatan penanganan kemiskinan.

Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui lintas OPD mengembangkan home care service yang awalnya hanya mengcover permasalahan kesehatan masyarakat menjadi mengintervensi di bidang sosial dan ekonomi.

Mengintervensi lintas perangkat daerah sesuai dengan kondisi yang dialami warga mulai dari pelayanan kesehatan di rumah, pemenuhan asupan gizi, sanitasi, air bersih, kelayakan rumah tinggal dan akses bantuan sosial.

“Ini merupakan program gropyokan lintas perangkat daerah yang berkesinambungan dan komprehensif,” ungkap Yuhronur.

Ditanya strategi apa selain home care service dalam program percepatan penangana kemiskinan untuk mencapai 0 persen? Yuhronur mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan 3 strategi yakni, program yang mampu menurunkan beban pengeluaran, meningkatan pendapatan masyarakat dan meminimalisir wilayah kantong kemiskinan.

Kabupaten Lamongan juga telah menetapkan lima kecamatan sebagai pilot project percepatan penanganan kemiskinan, sesuai petunjuk dari pemerintah pusat.

Dari lima kecamatan tersebut diambil lima desa prioritas berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan Indeks Desa Membangun (IDM) dari Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).

“Kami telah menetapkan 5 kecamatan lokasi prioritas penanganan kemiskinan ekstrem dan semua sudah saya sampaikan pada pak Wapres saat kunjungan kerja Kamis siang,” kata Yuhronur.

Pewarta : Sirman / Red / SR

Tinggalkan Balasan