Kebijakan Pemadaman Lampu Jalan Oleh Pemkab Sleman Banyak Menuai Protes Dari Para Warga

SUARARONGGOLAWE.COM – Mendukung pelaksanaan PPKM Darurat dan mengoptimalkan PPKM Darurat, Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, menginstruksikan untuk melakukan pemadaman sebagian lampu jalan dan lampu reklame mulai pukul 20.00.

“Jalan-jalan seperti di sekitar Seturan, Gejayan, Jalan Kaliurang, Tajem, dan jalan utama lainnya lampunya akan dipadamkan lebih awal, mulai pukul 20.00 hingga pagi saat pemberlakuan PPKM Darurat,” kata Bupati Sleman, Kustini.

Selain memadamkan lampu jalan, Kustini juga sudah menyurati pemilik papan reklame untuk memadamkan lampu reklame selama pemberlakuan PPKM Darurat. “Saya sudah menyurati para pemilik papan reklame untuk memadamkan lampu reklame selama PPKM Darurat,” katanya.

Senada dengan Bupati Sleman, Kapolres Sleman, AKBP Wachyu Tri Budi, mengatakan bahwa kebijakan ini merupakan salah satu upaya untuk mengurangi mobilitas masyarakat di malam hari. Selain itu, pihaknya juga melakukan penyekatan dan penutupan beberapa ruas jalan, seperti Simpang Empat Janti ke barat, Jalan Affandi atau Gejayan, Jalan Kaliurang sisi selatan, kawasan Ring Road UPN, hingga Nologaten dan Seturan.

Namun, kebijakan pemadaman lampu jalan yang dilakukan oleh Pemkab Sleman banyak menuai protes dari para warga Sleman. Hal ini terlihat pada kolom komentar akun Twitter milik Pemkab Sleman.

JURNALIS : BUDIYONO / RED / SR

SuaraRonggolawe.com

AGUS PURNAMA Pimred Suararonggolawe.com PT.DJAYA MANDIRI PLOES SK MENKUMHAM AHU – 0069.9350.AH.01.01.TH.2020. Jln cicem Lama Perempatan Desa Ngadipuro Kec.Widang Kab.Tuban JATIM INDONESIA PASANG IKLAN HP / WA 081252294464 085608677566

Tinggalkan Balasan