Rabu, Juni 23, 2021

Mochamad Ridwan Kamil Mengapresiasi Upaya Pihak – Pihak Yang Ikut Menyukseskan Percepatan Vaksinasi

0

SUARARONGGOLAWE COM – Gubernur Jawa Barat Mochamad Ridwan Kamil mengapresiasi upaya pihak-pihak yang ikut menyukseskan percepatan vaksinasi untuk kalangan lanjut usia (Lansia) yang saat ini perkembangannya baru mencapai 10 persen dari target 4,6 juta lansia di Jawa Barat.

“Saya sangat menghargai pihak-pihak yang memiliki cara sendiri yang unik dan kreatif untuk menarik para lansia agar bersedia mendapatkan vaksin Covid-19. Seperti yang dilakukan aparat pemerintahan di Cipanas, Kabupaten Cianjur. Di sana aparat desa dan Kapolsek, dan vaksinator jemput bola blusukan menyasar lansia agar bersedia divaksin,” ucapnya.

Menurut Gubernur, selain melakukan pendekatan yang humanis, lansia yang sudah menerima vaksin tersebut mendapat satu ekor ayam hidup sebagai insentifnya.

Halnya Asep Saepudin (67), kakek yang mendapatkan satu ekor ayam hidup usai divaksin. Asep mengakui dirinya, sebelumnya ketakutan untuk menerima vaksin gara-gara divaksin langsung meninggal, apalagi ada vaksin mengandung minyak babi.

Seperti dilansir VOA Indonesia dalam unggahan instagramnya, pada Sabtu 19 Juni 2021, Kades setempat Nyangnyang Kurnia mengatakan, pihaknya kesulitan mengedukasi lansia karena mereka ada yang takut dan juga memiliki penyakit penyerta. Senada dengan Nyangnyang, Kapolsek Pacet Galih Aprian mengatakan, lansia banyak yang tidak mau divaksin karena berbagai alasan sehingga mereka melalukan jemput bola.

Cara unik tersebut disoroti oleh media asing disandingkan dengan cara negara lain yang juga memberikan insentif hewan ternak, voucer belanja, voucer penerbangan hingga apartemen.

“Saya mengapresiasi siapapun yang ikut membantu pemerintah menyukseskan vaksinasi pada kelompok rentan ini. Perlu cara-cara kreatif di tengah derasnya hoaks tentang vaksin, masyarakat perlu diedukasi tentang keamanan dan manfaat vaksin bagi Lansia itu, salah satunya bisa dengan memberikan hadiah atau bingkisan,” ucap Gubernur, Sabtu (19/06/2021).

Menurut Gubernur, jika semua pemerintah kota/kabupaten melakukan hal yang sama dengan cara kreatif lainnya, bukan tidak mungkin vaksinasi lansia akan melesat peningkatannya.

“Insentif satu ekor ayam untuk satu orang lansia bisa jadi contoh dan diaplikasikan di tempat lain namun hal itu tergantung dengan kemampuan anggaran daerah setempat. Kalau ada cara kreatif lainnya yang tidak perlu melibatkan anggaran itu akan lebih baik,” tuturnya.

Gubernur menambahkan, yang terpenting, selain kreatif caranya juga baik dengan satu tujuan,vaksinasi Lansia di Jawa Barat bisa terdongkrak dan masyarakat rentan ini bisa terlindungi dari penularan Covid-19 yang saat ini tengah melonjak.

Gubernur pun mendorong pemerintah kota/kabupaten untuk mengadakan sentra vaksinasi atau dengan cara jemput bola bekerja sama dengan TNI/Polri, BUMN, BUMD, maupun swasta. Mengingat berdasarkan evaluasi Covid-19 pada 15 Juni 2021 lalu, jumlah lansia di Jabar yang sudah menerima vaksin dosis pertama yaitu seanyak 479.901 orang atau 10,90 persen. Sementara yang sudah menerima dosis kedua sebanyak 311.509 orang atau 7,07 persen.

Jurnalis : Aceng M

Editor : Agus P

Bupati Pati Haryanto melakukan monitoring wilayah Kecamatan Margorejo Pembatasan ( PPKM )

0

Bupati Pati Haryanto bersama dengan Sekda Pati, Kapolres Pati, Dandim 0718/Pati serta tim Satgas Penanganan Covid – 19, melakukan monitoring wilayah Kecamatan Margorejo, terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan penerapan isolasi mandiri (Isoman) di rumah.22/06/2021

Adapun sejumlah wilayah di Kecamatan Margorejo yang dikunjungi ialah, Desa Jambean Kidul, Desa Bumirejo, Desa Sukokulon dan Desa Pegandan. Sebelum meninjau tempat isolasi bupati beserta rombongan menyempatkan meninjau salah satu tempat yang menjadi klaster perusahaan karena karyawan yang terdampak Covid-19.

“Hari ini kita monitoring untuk memastikan klaster perusahaan sudah tertangani dengan baik. Kita upayakan kerja sama dengan perusahaan. Dan saat ini sudah ada beberapa desa yang menyediakan tempat isolasi terpusat yaitu di desa Jambean Kidul, Bumirejo, Sokokulon dan Pegandan”, jelas bupati.

Sedangkan Pemerintah Kabupaten Pati sendiri, lanjut Haryanto, telah menyediakan beberapa tempat isolasi terpusat yaitu di Hotel Kencana sebanyak 100 kamar, ruang Wijaya Kusuma RS Soewondo ada 60 kamar dan Diklat KB sebanyak 35 kamar. “Semua ini kita upayakan untuk menjamin warga masyarakat yang terdampak Covid-19 tertangani dengan baik

Langkah-langkah yang diupayakan perusahaan dan pemerintah desa sudah baik, dan kami mengucapkan terima kasih karena perusahaan sudah memantau, mengurus dan menangani dengan baik karyawan yang terdampak Covid-19.

“Sekalipun jumlah tempat isolasi terpusat yang disediakan perusahaan hanya 50 namun kini sudah didukung oleh empat desa yg menyediakan tempat isolasi dengan sarana prasarana dari dan disiapkan oleh perusahaan. Oleh karena itu untuk semua yang ada di wilayah kecamatan Margorejo, agar bersama-sama membantu agar klaster perusahaan ini bisa terselesaikan”, himbau Bupati.

Ia pun bersyukur, karena dari 652 yg terkonfirmasi positif, sudah 89 orang yang sembuh dan melewati masa inkubasi, sehingga minggu depan kalau dihitung dari tanggal swab antigen di awal bulan Juni maka minggu depan sudah banyak yang melewati masa inkubasi dan selesai isolasi. “Semoga klaster perusahaan segera selesai, dan tidak berkembang, kemudian semua sehat, bisa beraktifitas dan bekerja lagi”, pungkasnya

Jurnalis : A.yasin / Kan

Kelas II B Tuban Semakin Giat Mengadakan Pembinaan Kemandirian

0

SUARARONGGOLAWE.COM – Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Tuban semakin giat mengadakan pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Salah satunya adalah dengan menjalin kerja sama dengan pihak eksternal.

Melalui Kasi Binadik, Giatja dan Kasubsi Kegiatan Kerja, Lapas Tuban membangun koordinasi dengan pihak Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) terkait kerja sama di bidang budidaya ikan lele di lahan Wahana Asimilasi Edukasi (WAE) Lapas Tuban.

Kasi Binadik dan Giatja Pujiono menyampaikan maksud kedatangannya adalah untuk melanjutkan kegiatan kelompok tani Rajawali dan Garuda Jaya yang anggotanya adalah WBP Lapas Tuban.

“Kami berharap dengan rencana penambahan kolam lele tersebut, anak didik kami dapat menimba ilmu lebih banyak terutama di bidang perikanan,” tukasnya.

Rencananya lahan yang bertempat di BKPH Merakurak tersebut akan ditambah beberapa kolam lele yang sebelumnya berjumlah 20 kolam.

Sementara itu, pengelola pengembangan budidaya dan pemasaran perikanan, Falah menjelaskan bahwa pihaknya akan mengusahakan yang terbaik untuk Lapas Tuban, apalagi sifatnya sebagai pembinaan bagi Narapidana.

Jurnalis : Agus P

HIPPI Sleman Gelar Pameran Lukis Jiwa Pancasila

0

SUARARONGGGOLAWE.COM – Ditengah dampak pandemi Covid 19 yang menghantui berbagai sektor dunia usaha dan yang lainnya tak terkecuali juga bagi para seniman lukis yang ada diwilayah Kabupaten Sleman 22/06/2021

Minimnya kegiatan pameran yang bisa jadi wadah ekspresi seniman lukis menuangkan jiwa seninya dan juga sarana para seniman lukis dengan para penikmat seni bertemu, menggugah HIPPI (Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia) bekerja sama KPS (Komunitas Perupa Sleman) menggelar pameran seni lukis yang mengambil tema Jiwa Pancasila masih dalam rangkaian peringatan hari Pancasila.

Pameran yang berlangsung di Hartono Mall di kawasan Depok, Sleman ini dibuka oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa dan didampingi Kepala Dinas Kebudayaan Kab.Sleman, Aji Wulantara berlangsung mulai tanggal 21-27 Juni 2021 dan diikuti oleh 48 seniman lukis dengan 66 buah lukisan hasil karya seniman lukis di Sleman

Pameran ini merupakan wadah bagi para pelukis untuk memajang karyanya.Karena selama pandemi ini kan sangat terbatas penjualan lukisan mereka ungkap Atik Sri Purwaningsih, Ketua HIPPI Sleman.

” Sementara itu Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, berterima kasih sekaligus mengapresiasi HIPPI Sleman yang telah memfasilitasi dan mendampingi para seniman lukis untuk memamerkan hasil karyanya serta berharap akan terjadi banyak transaksi dalam pameran sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan para seniman lukis dimasa pandemi seperti saat ini Semoga pameran ini mendapatkan antusias dari masyarakat”,Pungkas Danang.

Jurnalis : Budiyono / Yasin

Editor : Agus P

Setruktur Keanggotaan Baru Media SR 2021

0

Struktur Redaksi Media online ,siber Suararonggolawe.com di abdet pembaruan Keangotaan pada tanggal 22/06/2021.

SESUAI UUD PERS TH 1999 SUARA RONGGOLAWE.COM DITERBITKAN OLEH PT.DJAYA MANDIRI PLOES SK MENKUMHAM AHU – 0069.9350.AH.01.01.TH.2020.NPWP 96.942.283.1-611.000

PENASEHAT REDAKSI : drs AGUNG SANTOSO , H.NGALIMUN , M.KHOLIL

PIMPINAN REDAKSI : AGUS PURNAMA

KONSULTAN HUKUM : Munaji S,H . AHMAD YASIN S,H

GURU SEPRITUAL : Mbh Solikhin, KH. Ubaidillah

ITY & LYOUT : Babang Setiyawan, S.Ag

BENDHARA RED : Sri Ratna S.Pd

WARTAWAN DAERAH : Aceng , Budiyono , Rickiy , Harmoko , Endah R , Ruslia Spd

KANTOR REDAKSI :

Jl.cicem lama Perempatan Desa Ngadipuro Kecamatan Widang Kabupaten Tuban Jawatimur – Indonesia

Hotline Redaksi : 081252294464 / 085608677566

Reporter dan Setaf Redaksi di bekali tanda Pengenal Pers Card & Tercantum di boks redaksi SUARA RONGGOLAWE.COM

Apabila mengatasnamakan angota media SR nama tidak tercantum boks di redaksi ,Redaksi tidak bertanggung jawab.bila perlu yang mengatasnamakan segera di laporkan Kepihak yang Berwajip.

Jurnalis : Pimred Redaksi Media Pers Online SuaraRonggolawe.com

( AGUS PURNAMA )

Media Online SR Dan SAP Mengucapkan Selamat Sukses Atas Pelantikan Bupati Tuban

0

SUARARONGGOLAWE.COM – SEGENAP PIMPINAN DAN SETAF REDAKSI MEDIA ONLINE SR & SAP MENGUCAPKAN SELAMAT DAN SUKSES ATAS PELANTIKAN BUPATI TUBAN JATIM .

ADITYA HALINDRA FARIDZKY,S,E DAN BESERTA WAKILYA H.RIYADI S,H 20/06/2021.

Dewan Pers Tidak Pernah Meminta Verifikasi Media Menjadi Syarat Kerjasama

0

SUARARONGGOLAWE.COM – Menanggapi maraknya permintaan pemerintah daerah baik provinsi, kabupaten dan kota se-Indonesia terkait verifikasi Dewan Pers sebagai syarat kerjasama dengan instansi tersebut, Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh menyatakan bahwa Dewan Pers tidak pernah meminta verifikasi media menjadi syarat kerjasama dengan Pemerintah Daerah.

Dewan Pers tidak pernah mempermasalahkan media yang belum terfaktual selama media tersebut telah berbadan hukum.

Pernyataan Ketua Dewan Pers, Mohammad Nuh itu disampaikan kepada media dalam diskusi dengan beberapa Pimpinan Media Cetak, elektronik maupun siber di Hotel Ratna Inn, Banjarmasin, dalam rangkaian kegiatan Hari Pers Nasional (HPN).

” Nuh menepis jika media melakukan kerjasama dengan Pemda harus yang terverifikasi oleh Dewan Pers’ Dewan Pers tidak pernah meminta pemerintah daerah (Pemda) untuk tidak bekerjasama dengan perusahaan media yang belum terfaktual oleh Dewan Pers,” tegas Nuh.

” Tidak menjadi masalah setiap media melakukan kerjasama dengan Pemda meski media tersebut belum terverifikasi Dewan Pers selama media tersebut telah berbadan hukum,” tambah Wakil Ketua Dewan Pers, Hendry Ch. Bangun. Lebih lanjut Henry juga menyebutkan Dewan Pers tidak pernah “Mengeluarkan Surat yang menyatakan bahwa media yang boleh bermitra dengan pemerintah itu harus terverifikasi Tidak ada surat itu.

Terpenting bagi Dewan Pers, perusahaan media itu harus sudah berbadan hukum sesuai Undang-Undang Pers Itu saja sebenarnya sudah cukup. Tidak perlu harus terverifikasi,” tandas Hendry.

Menanggapi pernyataan Ketua Dewan Pers tersebut secara terpisah, Ketua PWI Sulut Vocke Lontaan didamping Sekretarisnya Jemmy ‘Bugsy’ Saroinsong menyatakan dengan adanya pernyataan Ketua Dewan Pers, Muhammad Nuh, tidak perlu lagi menjadi kendala bagi media untuk bekerjasama secara profesional dengan Pemerintah Daerah Daerah Kota Masing masing bahkan dengan Pemerintah Pusat.

Bahkan Ketua Dewan Kehormatan PWI Sulut Fanny Waworundeng pun menanmbahkan, Hal yang penting media tersebut Berbadan Hukum.

Namun demikian menurut Waworundeng kerjasama dengan Pemda tidak membuat daya kritis media untuk menyampaikan berita yang kritis, profesional dan konstruktif “,Pungkasya.

Editor : Agus P

Kasmdo Pemutaran lagu Song For Pride di Berbagai Lokasi Traffic Light Surabaya

0

SUARARONGGOLAWE.COM – Kado istimewa dan ucapan selamat ulang tahun khusus itu akan berupa pemutaran lagu Song For Pride di berbagai lokasi traffic light Surabaya. Rencananya, pemutaran lagu itu akan dilakukan pada Hari Jumat, tepat di hari ulang tahun persebaya.

“Insyallah lagu Persebaya, Song For Pride akan muncul di berbagai traffic light di Surabaya. Insyallah mulai Jumat, karena permintaannya memang mulai Jumat, dan itu hari bagus,” kata Wali Kota Eri, Kamis (17/6/2021).

Oleh karena itu, ia juga berharap dengan semangatnya arek-arek Suroboyo ini, para Bonek masih ingat bahwa Surabaya itu punya lakon Persebaya. Ia juga berharap kepada Persebaya untuk selalu berkolaborasi dengan Boneknya.

“Karena Persebaya tidak bisa berjalan sendiri dan tidak bisa besar tanpa ada Boneknya,” kata dia.

Makanya, di ulang tahun Persebaya yang ke 94 ini, ia juga berharap ke depan ada kolaborasi yang hebat antara Bonek dengan Persebaya-nya. “Dan kami (Pemkot Surabaya), memberikan semangat untuk mengeluarkan dan membunyikan lagu itu di berbagai traffic light yang ada di Surabaya,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Surabaya Irvan Wahyudrajat mengatakan pemutaran Song For Pride itu akan diputar di titik-titik traffic light yang terpasang pengeras suara. Setidaknya, akan ada 10 lokasi yang akan memutar lagu kebanggaan Bonek tersebut, yaitu di PCTL Gemblongan, PCTL Genteng Kali, dan PCTL Depan Hotel Simpang.

Kemudian, ada pula di PCTL Tunjungan, PCTL Tunjungan, PCTL Panglima Sudirman, PCTL Taman Bungkul, PCTL Basuki Rahmat depan Gramedia, TL Penggirian Ampel, dan juga di TL Mayangkara.

Jurnalis : Riyan H / Davit

Kabupaten Pasuruan Menggelar Pembinaan Asosiasi IKM Kabupaten Pasuruan Jatim

0

SUARARONGGOLAWE.COM – Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) Kabupaten Pasuruan menggelar Pembinaan Asosiasi IKM Kabupaten Pasuruan, Kamis (17/06/2021) pagi.

Pembinaan tersebut digelar di salah satu rumah makan di Kecamatan Kraton, dan dibuka langsung oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Pasuruan, Ny Lulis Irsyad Yusuf.

Hadir pula dalam acara tersebut, diantaranya Wakil Ketua 1 TP PKK Kabupaten Pasuruan, Ny Nanik Asnawati Imron bersama Wakil Ketua II, Ny Anang Saiful Wijaya; Kepala Disperindag, Diano Vella Fery serta Kepala Dinas Kominfo, Syaifudin Ahmad.

Dalam sambutannya, Ny Lulis menyinggung beberapa hal. Seperti kebangkitan IKM di tengah Pandemi, keberadaan beberapa sentra produk daerah, hingga upaya Dekranasda untuk mengajak masyarakat agar cinta produk buatan lokal.

Diungkapkannya, Pandemi Covid-19 yang terjadi mulai maret tahun 2020 lalu membuat banyak sector perekonomian masyarakat terpukul. Termasuk di Kabupaten Pasuruan, di mana puluhan atau bahkan ratusan usaha masyarakat menjadi bangkrut karena tak ada pasar yang berani membeli produk para UKM.

Untuk itu, ia berharap agar UKM/ IKM tetap bergairah dalam membangkitkan ekonomi masyarakat.

“Kita sangat menyadari Pendemi Covid-19 telah menghantam berbagai usaha manufaktur. Semoga IKM/UKM kita tetap eksis ditengah Pendemi Covid-19 yang masih melanda dunia ini,” katanya.

Perihal keberadaan sentra produk andalan daerah, istri Bupati Irsyad Yusuf ini menilai adanya Bangkodir maupun Maslahat Mart harus dimaksimalkan. Menurutnya, kedua tempat ini mengalami penurunan dalam hal kunjungan. Bahkan bisa dibilang sepi pengunjung lantaran pandemic Covid-19.

Oleh karenanya, ia mengaku optimis akan kebangkitan seluruh produk UKM/IKM yang ada di dua tempat tersebut.

“Mudah-mudahan pandemic ini segera berakhir, sehingga banyak pengunjung yang datang ke Bangkodir maupun Maslahat Mart,” singkatnya.

Tak selesai sampai di situ, dengan digelarnya pembinaan asosiasi UKM/IKM, Ny Lulis mengajak masyarakat untuk lebih mencintai produk lokal ketimbang luar negeri.

Hal itu disebabkan oleh kualitas produk dalam negeri yang teruji, lantaran banyak dilakukan dengan handmade yang jelas disukai orang luar negeri.

“Jangan salah lo. Produk dalam negeri yang handmade sangat disukai bule-bule. Maka dari itu, kita harus bangga dengan produk kita sendiri. Untuk itu, mari kita majukan IKM dan UKM dengan cara mencintai produk lokal,” tegasnya.

Di hadapan para peserta, Ny Lulis menegaskan bahwa Dekranasda dapat selalu menjadi wadah dalam melakukan pembinaan dan penerapan protokol kesehatan terhadap pelaku usaha UMKM atau IKM. Khususnya sektor kerajinan, agar dapat kembali bangkit di masa pandemic.

“Di masa pandemi ini Dekranasda tetap berperan aktif dalam mengembangkan produk kerajinan yang disertai penerapan protokol kesehatan secara ketat. Kami akan terus memberikan support agar teman-teman para pelaku usaha tetap semangat dalam berkarya. Yakinlah pasti ada jalan dan tetap optimis,” harapnya.

Jurnalis : Eko / Hengkiy

Demfarm Pengembangan Padi Sawah Tadah Hujan Ramah Lingkungan di Dusun Playon Pati

0

SUARARONGGOLAWE.COM – Bupati Pati Haryanto, bersama Balai Penelitian Lingkungan Pertanian (Balingtan), Kamis (17/6), mengadakan kegiatan panen bersama di Dusun Playon, Desa Sokopuluhan, Kecamatan Pucakwangi. Adapun sasarannya kali ini adalah demfarm pengembangan padi sawah tadah hujan ramah lingkungan di Dusun Playon tersebut.

Demfarm sendiri merupakan demonstrasi yang dilakukan secara kerjasama oleh petani-nelayan dalam suatu kelompok tani-nelayan. Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Pati Haryanto, Kepala Badan Litbang Pertanian Fadjry Djufry, dan sejumlah pejabat terkait. Ada pula sejumlah perwakilan petani setempat.

Demfarm pengembangan Varietas Unggul Baru (VUB) padi sawah tadah hujan ramah lingkungan ini mencakup luasan lima hektare dengan melibatkan delapan petani pemilik lahan. Bupati Pati Haryanto bersyukur, di tengah pandemi Covid-19, inovasi dalam mewujudkan ketahanan pangan di bidang pertanian masih bisa dilakukan.

Menurut dia, pengembangan pertanian memang sangat cocok dilakukan di Pati, terutama inovasi pengembangan VUB sawah tadah hujan.

“Saya tertarik karena di Kabupaten Pati sebagian besar memang lahan tadah hujan. Jadi bagus untuk dikembangkan di sini, dan di daerah Jaken, Jakenan, Batangan, serta Juwana yang sebagian lahannya kering. Sementara, untuk di wilayah utara seperti Trangkil, Wedarijaksa, sebagian Pati, dan Tayu sebagian besarnya merupakan lahan irigasi,” paparnya.

Haryanto menyebut, selama ini hasil pertanian padi di Pati selalu surplus. Tidak kurang dari 250 ribu ton per tahun. Dia berharap, pengembangan varietas baru di lahan tadah hujan ini bisa semakin meningkatkan produksi. “Mudah-mudahan temuan baru ini meningkatkan hasil produksi pertanian,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Litbang Pertanian Fadjry Djufry menuturkan, upaya peningkatan pertanian di Indonesia memang perlu dilakukan. Terlebih, selama masa pandemi Covid-19 ini, dalam dua tahun terakhir satu-satunya sektor yang bisa menyumbang pertumbuhan ekonomi adalah pertanian.

“Semua sektor lain minus sekarang. Kalau pertanian tidak bergerak, bagaimana mencukupi kebutuhan pangan 270 juta warga Indonesia? Awal pandemi ada lockdown, lalu menteri menyampaikan Kementan tidak bisa berhenti. Karena itu kami tidak berhenti ke lapangan, bukan berarti tidak peduli adanya covid,” tuturnya.

Jurnalis : A.yasin