Bupati Lamongan Yuhronur Efendi Menandatangani Kesepakatan Bersama Dengan BPJS

0
16

Suararonggolawe.com – Lamongan,Dalam rangka memberikan perlindungan bagi pekerja di Kabupaten Lamongan, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menandatangani kesepakatan bersama dengan BPJS (Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial) Ketenagakerjaan Cabang Bojonegoro tentang penyelengaraan program jaminan sosial ketenagakerjaan di Kabupaten Lamongan.

Selain itu, Bupati Lamongan yang akrab disapa Bupati YES ini juga menyebut, hal itu dimaksudkan untuk perluasan kepesertaan BPJS. Data potensi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Lamongan ada sebanyak 614.130 tenaga kerja. Dari total potensi tersebut, terdapat 39.360 tenaga kerja yang sudah mendaftar per tanggal 31 Agustus 2021 ini.

“Dari sekitar 614.130 tenaga kerja, baru 39.360 yang mendaftar kepesertaan BPJS ketenagakerjaan, artinya masih banyak sekali yang harus diikutsertakan. Ini supaya tenaga kerja kita bisa mendapatkan asuransi, agar bisa lebih tenang, lebih baik lagi, dan meningkat kinerjanya,” Bupati YES.

Kegiatan penandatanganan kesepakatan antara Pemkab Lamongan dengan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bojonegoro tentang jaminan sosial ketenagakerjaan di Kabupaten Lamongan.

Selanjutnya Bupati YES juga mengungkapkan, bahwa sosialisasi terkait jaminan sosial ketenagakerjaan ini sangat penting, yakni agar masyarakat dapat mengerti manfaat adanya jaminan sosial bagi tenaga kerja.

Lalu, Bupati YES juga mengajak OPD (Organisasi Pemerintahan Daerah) untuk turut berpartisipasi agar perluasan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan ini dapat dicapai.

“Selanjutnya, setelah penandatanganan MoU ini agar ditindaklanjuti oleh OPD juga perusahaan-perusahaan di Kabupaten Lamongan, hal ini agar bisa jalan dan dapat dijalankan. Sosialisasi juga sangat penting untuk dilaksanakan, agar masyarakat mengetahui manfaat dari kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan ini,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Cabang BPJS Bojonegoro, Dolik Yulianto menerangkan, bahwa BPJS ketenagakerjaan merupakan program berbadan publik yang berarti merupakan profit non-oriented. Ke depan, Dolik berharap, implementasi BPJS Ketenagakerjaan ini bisa berjalan dengan baik.

“Harapan kami, seluruh pekerja baik formal, informal, jasa kontruksi, bisa terlindungi oleh jaminan tenaga kerja ini. Asuransi ini dengan premi kecil dan manfaat luar biasa. Mohon dukungan Pak Bupati untuk implementasi di Lamongan agar bisa berjalan dengan baik,” tandasnya.

Pada kesempatan tersebut, juga dilakukan penyerahan secara simbolis jaminan kematian dan beasiswa kepada ahli waris pekerja yang mengalami resiko kecelakaan maupun meninggal dunia oleh Bupati YES. Selain itu, pihaknya juga menyerahkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp 500 ribu per bulan, berlangsung selama 2 bulan bagi per orang untuk tahun 2021.

Pewarta : Subari / Sirman / SR

Tinggalkan Balasan