Budaya literasi Yang Terus Dikembangkan di MAN 1 Lamongan Berdampak Luar Biasa

0
16

Suararonggolawe.com – Lamongan,Budaya literasi yang terus dikembangkan di MAN 1 Lamongan berdampak luar biasa pada diri siswa MAN 1 Lamongan. Bahkan, para siswa yang sudah lulus pun masih tertanam nafas literasinya.

Salah satunya adalah Mas Rifqiyah Maulana Alfisyah yang akrab dipanggil Alfisyah kini menempuh pendidikannya di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini sudah memiliki dua karya buku.

Hebatnya, dua karya buku tersebut diselesaikan di tahun sama, 2021. Karya pertama berjudul Sangkala Semesta (2021) dan karya kedua berjudul Samudera Kuasa (2021).

Sebuah prestasi dari putri Kasi Pendma Kemenag Lamongan, Masduki Yasin ini rupanya juga mengundang perhatian Lamongan, Yuhronur Efendi.

Bupati Lamongan inipun secara khusus mengundang alumni MAN 1 Lamongan tahun 2019 ini.

“Alhamdulillah, saya bisa merampungkan karya saya. Buku-buku ini sebagian berisi pengalaman hidup saya sendiri,” ujar Alfisyah usai bertemu Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, Sabtu (25/9/2021).

Pengalaman adalah guru kehidupan yang tidak boleh dilewatkan bagi Alfisyah, sehingga perlu diabadikan menjadi rangkaian kata yang penuh makna.

Baginya, menulis buku itu merupakan bagian dari kisah perjalanannya untuk menikmati karunia-Nya. Satu hal yang menjadi prinsip hidupnya, tandasnya, adalah selalu bersyukur, berkarya, dan berprestasi karena setiap hari adalah pengalaman berharga.

“Antara impian dan kenyataan, jatuh bangun atas setiap ketidakmungkinan, bahagia dan duka yang menjelma menjadi setiap kalimat yang tertulis dalam buku,” ungkapnya.

Buku kedua berjudul Samudera Kuasa berisi tentang pesan-pesan penyembuh luka. Tips tentang cara bahagia hanya bertaut dan berharap kepada-Nya. Bagi Alfisyah, dalam kehidupan, jatuh bangun, difitnah, dihina, dimanipulasi, direkayasa, adalah hal yang tidak terlalu butuh jumpa pers untuk mengklarifikasinya. Cukup Allah, Sang Maha pengklarifikasi terbaik.

“Semoga buku ini menjadi bagian atau sumbangsih dari Alfisyah untuk semaraknya Lamongan Literasi serta Lamongan Megilan,” tegas dia.

Alfisyah sendiri kini masih tercatat sebagai mahasiswi UIN Syarif Hidayatullah jurusan Ilmu Alquran dan Tafsir.

Gadis kelahiran Lamongan, 30 November 1999. Putri pertama dari 3 bersaudara ini memiliki hobi menulis, membaca dan melukis.

Ia yakin, bahwa menulis adalah ruang yang istimewa untuk menyalurkan keabadian melalui aksara. Dari hobi menulisnya, ia telah menerbitkan dua buku yang berjudul Sangkala Semesta dan Samudra Kuasa.

Sebelum fokus sebagai penulis, Alfisyah menekuni panggung Syarhil Qur’an dan berkeliling Indonesia untuk mengikuti berbagai perlombaan di tingkat regional maupun nasional.

Dari panggung Syarhil Qur’an itu, ia memiliki kesempatan untuk melepas kerinduan kepada baginda Rasulullah dan bersimpuh di Baitullah pada tahun 2017. Dilanjutkan di tahun 2018, Allah panggil untuk kali kedua, semuanya secara gratis sebagai bonus juara 1 atas lomba yang diikuti.

Dari riwayat pendidikan, Alfisyah menempuh pendidikan di TK Pembina Lamongan, SDN Made 4 Lamongan, SMPN 1 Lamongan, Ponpes Raudhatul Qur’an Lamongan, Ponpes al-Munawwariyyah Malang, kemudian melanjutkan di Ponpes Sulaimaniyyah Turki untuk mengikuti program beasiswa Tahfidz al-Qur’an, kemudian ia juga pernah mengenyam pendidikan di MAN 1 Lamongan.

Selain itu dia juga aktif dalam mengikuti berbagai perlombaan MTQ di bidang Syarhil Qur’an dan Maqalah al-Qur’an.

Alfisyah juga tergabung dalam organisasi relawan pendidikan seperti Ayo Mengajar Indonesia, serta saat ini masih aktif di Ma’had Putri UIN Jakarta sebagai orang yang dipercaya di universitas tersebut.

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi mengaku bangga akan keberhasilan Alfisyah.

“Saya sudah membaca karya buku yang ditulis Alfisyah,” katanya.

Lanjut Yuhronur, bukunya sarat makna, berisi pengalaman batin atas perjalanan panjang yang telah dilakukan, juga berisi pemikiran atas wacana yang sangat luar biasa yang sangat bagus untuk jadi renungan.

“Selamat Alfisyah, terus menulis. Semoga senantiasa sukses selalu, “katanya.

Pewarta : Subari / Makin / Red SR

Tinggalkan Balasan