AKP Sigit Nursiyo Dwiyugo Merespon Atas Aksi Main Hakim di Bangkalan Madura

0
12

Suararonggolawe.com – Madura,Heboh dan viral beredar video di sejumlah grup whatsapp berdurasi 43 detik, perihal terduga maling motor di Dusun Rabesan, Desa Duwek Buter, Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan, Madura di hakimi massa dengan membakar hidup-hidup serta menjadi tontonan gratis warga sekitar.
8/10/2021.

Tampak mayat pelaku dengan kondisi gosong tergeletak di tengah sawah dan sisa-sisa kerangka sepeda motor yang hanya disaksikan banyak warga.

Kapolsek Kwanyar Iptu Mansur kepada wartawan mengatakan, pembakaran terduga maling motor itu berawal saat warga mengadakan ronda desa. Saat itu, salah satu warga yang ikut ronda melihat ada dua orang berboncengan naik sepeda motor masuk desa.

“Dua terduga pelaku curanmor mau masuk kampung dengan motor dimatikan dan dituntun. Warga yang melakukan ronda menghentikan. Terus ditanyain,” ujar Mansur.

Saat ditanya, kedua orang tersebut memperlihatkan gelagat yang mencurigakanTak lama, kemudian keduanya kabur. Namun, satu orang berhasil ditangkap warga dan rekannya berhasil meloloskan diri.

“Masyarakat curiga. Dikejar dan yang bawa motor ini gak bisa lari kemudian ditangkap sama warga,” terang Iptu Mansur.

Setelah ditangkap, lanjut Mansur, warga menemukan celurit dan kunci T di sepeda motor yang dituntun.

Mengetahui barang aneh dalam sepeda itu, warga marah dan membakarnya bersama motor terduga pelaku curanmor di pematang sawah.

“Yang bawa motor ini gak bisa lari, ditangkap sama warga dan ditemukan ada celurit sama kunci T, karena massa banyak akhirnya dibakar serta di desa tersebut sering kehilangan motor. Makanya warga sering melakukan ronda,” jelas Mansyur.

Mansur menyebut di desa setempat memang warga sering kehilangan motor. Karena hal itu kemudian warga rutin mengadakan ronda ma

Jenazah terduga dibawa ke RSUD Bangkalan untuk dilakukan visum dan sepeda motor yang dibakar diangkut ke Polres Bangkalan.

“Polisi sedang olah TKP dan pemeriksaan saksi dan pengumpulan bukti-bukti,” tambah Iptu Mansur.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Sigit Nursiyo Dwiyugo merespon atas aksi main hakim sendiri dan makin hakim sendiri serta berjanji akan menindaklanjuti aksi tersebut secara tegas

“Apabila alat bukti terpenuhi akan kami tetapkan tersangka, negara kita ini negara hukum tak bisa main hakim sendiri,” tegas Sigit saat ditemui sejumlah awak media di Polres Bangkalan.

Pewarta : Tong / Red / SR

Tinggalkan Balasan