Poldasu Telah Mengungkap Kasus Penembakan Terhadap Wartawan Media Online

SUARARONGGOLAWE.COM – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) telah mengungkap kasus penembakan terhadap wartawan media online di Siantar Mara Salem Harahap alias Marsal (42). Dalam kasus itu, Polda telah menetapkan tiga orang tersangka, masing-masing berinisial S (52), YFP (32), dan A, oknum TNI.

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Panca Simanjuntak menjelaskan, motif penembakan yang berujung kematian korban Mara Salem Harahap itu berawal dari rasa sakit hati S, selaku pemilik Ferari dan Resto, Jalan SM Raja, Kota Pematang Siantar.

Karena korban meminta uang sebesar Rp12 juta yang sudah ditentukan Korban per bulan , S Merasa Sakit Hati. Korban akan memberitakan usaha karaoke miliknya. Lanjut korban juga meminta jatah dua butir pil ekstasi setiap hari.

Diduga Tidak Mengantongi Ijin Bangunan, Owner dan Trantib Kecamatan Pinang Catut Nama Wakil Walikota
Kecam Intimidasi Wartawan Oleh Kadispora, Jurnalis Tangsel Unjuk Rasa 0
Menteri Agama Terbitkan Surat Edaran Pelaksanaan Shalat Idul Adha dan Kurban0
Kapolri, Jaksa Agung, Menkominfo Tandatangani SKB Pedoman Implementasi UU ITE
Akhirnya S tidak bisa menyanggupinya, korban pun terus memberitakan usaha Ferari terkait dugaan peredaran narkoba. Akibat pemberitaan itu, S tidak bisa menjalankan usaha karaoke miliknya.

“Pada Saat Itulah Awal S merasa sakit pada korban,” kata Kapolda Sumut, dalam konferensi pers yang digelar di Mapolresta Siantar, Kamis (24/6/2021) sore.

Kemudian, tersangka S meminta YFP, humas Ferari untuk memberi pelajaran pada korban Marsal. Kemudian, mereka mengatur pertemuan di Rumah S di Jalan Seram Bawah, Kota Pematang Siantar.

Beberapa Saat Kemudian, S bertemu dengan tersangka A dan YFP. Kepada A dan YFP, S memerintahkan agar memberi pelajaran pada korban Mara Salem Harahap.

“Kalau begini orangnya, cocoknya dibedil,” kata Kapolda Sumut menirukan perkataan S, pemilik Ferari dan Resto.

Dengan Instruksi S, tersangka A dan YFP pun menindaklanjutinya dengan melakukan penembakan terhadap Mara Salem Harahap. Lokasi penembakan berada sekitar 300 meter dari kediaman Marsal di Huta VII, Nagori Karang Anyer, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, Jumat (18/6/2021) malam.

Dengan Kejadian penembakan itu, peluru mengenai kaki kiri bagian paha atas hingga mengakibatkan korban kritis karena kehabisan darah. Korban sendiri meninggal dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Vita Insani Kota Pematang Siantar.

Untuk Aksi perbuatan itu, ketiga tersangka diancam dengan pasal 340 jo 338 jo 55 jo 56 KUHPidana, dengan ancaman hukuman mati dan atau hukuman penjara seumur hidup.

Editor : Agus P

Jurnalis : Time Redaksi

SuaraRonggolawe.com

AGUS PURNAMA Pimred Suararonggolawe.com PT.DJAYA MANDIRI PLOES SK MENKUMHAM AHU – 0069.9350.AH.01.01.TH.2020. Jln cicem Lama Perempatan Desa Ngadipuro Kec.Widang Kab.Tuban JATIM INDONESIA PASANG IKLAN HP / WA 081252294464 085608677566

Tinggalkan Balasan